Kamis, 29 Desember 2016

Arti seorang Papah.

Papah..
Mungkin yang selalu aku cari dan aku panggil ketika aku butuh adalah mamah, tapi meskipun begitu aku tetap menyayangi dirimu, Papah..

Papah...
Ketika aku masih menjadi anak kecil.. ingatkah Papah

Pada saat Anakamu ini masih menjadi seorang Pria kecil, ketika anak mu ini merengek dan meminta sesuatu pasti Papah. enggan untuk mengiyakannya. Aku mengerti.. Papah. begitu karena Papah tidak ingin Pria kecilnya menjadi seorang yang manja. Aku mengerti bahwa Papah ingin  Prianya tangguh dan mandiri kelak.

Ketika anak kecilmu sakit, ayah begitu sangat khawatir. Tapi Papah. dengan tegas selalu dihadapan anak kecilmu ini agar anak kecilmu tidak sedih melihat Papah. sedih.

Papah...
Pria kecil mu ini sudah remaja.. Tapi aku tetap ingin selalu menjadi Pria Kecilmu Pah:')
Kini, apapun yang aku minta pasti Papah akan mengabulkannya. Dengan cara apapun dan bagaimana pun pasti Papah. selalu berusaha membuat anak kecilmu ini tersenyum. Papah. selalu berusaha membuat Pria kecilmu bahagia walaupun beban yang kau pikul sekalipun. Dan Papah tak pernah marah sekalipun kepada anaknya;')

Papah. tak pernah lelah sebagai penopang hidup anak kecilnya ini. Papah. selalu memberikan yang terbaik untuk anaknya.

Ketika Papah. harus bekerja keras hanya demi Pria kecilnya, Papah. selalu menyembunyikan lelahnya. Ketika Papah. pulang setelah bekerja dengan wajah lelah Papah. selalu menanyakan Pria kecilnya dan Papah. selalu memberikan keceriaan dihapadan Anak kecilnya ini. Aku mengerti.. Papah. tidak ingin anaknya melihat Papah lelah, Papah. hanya ingin anak kecilnya ini hanya mellihat sebuah kebahagiaan agar Pria kecilnya tetap bahagia ketika melihat Papah..

Ketika aku masih kecil, aku tak pernah merasa enggan untuk memeluk Papah., aku bahagia ketika aku memeluk Papah. Tapi, kini aku rasanya kaku untuk memeluk Papah sekalipun.
Papah...
Maafkan anak Mu kecilmu ini yang tak pernah mengerti akan perjuanganmu.
Maafkan Pria kecilmu ini yang bahkan tak pernah mengucapkan terimakasih kepada Papah..
Papah... Aku mengerti, ayah hanya ingin Anak kecilnya sukses kelak.
Papah... aku takut semakin aku tumbuh menjadi seorang Pria dewasa, Papah pun semakin rentan dengan rambut yang semakin memutih  dan badan serta lengan yang tak kuat lagi untuk menjaga Pria kecilmu ini. Aku sangat takut.
Papah... tetaplah menjadi pahlawan Pria kecilmu, tetaplah menjadi seseorang yang kuat.
Papah... tetaplah hidup hingga aku menjadi dewasa kelak dan memberikanmu sebuah senyum kebahagiaan ketika Papah. melihat Pria Yang berhasil.
Sebuah perjuanganmu yang bertubi-tubi hingga aku tak menyadarinya kelak akan aku balas dengan keberhasilanku di masa yang akan datang.
anak Mu selalu menyayangimu yah..
anak Mu selalu merindukanmu. Meski, anak Mu malu untuk mengungkapkannya.

Terimakasih ayah.. Terimakasih semua yang Papah. lakukan dan Papah. perjuangkan hanya untuk anak Mu ini. anak Mu akan tumbuh menjadi yang Papah harapkan dan Pria kecilmu akan tetap menyayangimu yah.


Papah. adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat...

? Papah. yang mengajarkan aku naik sepedah. Dan setelah Papah. menganggapku bisa, Papah. melepas roda bantu disepedahku. Tapi mamah melarangnya karena mamah takut anak kecilnya terjatuh lalu terluka. Tapi Papah. dengan yakin tetap melepaskannya dan membiarkanku, menatapku, dan menjagaku mengayuh sepedah dengan saksama karena Papah. tahu bahwa anak kecilnya PASTI BISA.
Bahkan ketika Papah tidak kuat untuk tidak menangis...
Papah harus terlihat tegas..
Dan Papah adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa "PRIA KECILNYA BISA" dalam segala hal..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar